Pembauran Dua Formasi Gaya Allegri

Terlepas dari tren menurun yang biasa ditunjukkan Allegri di musim kedua, patut diakui sang pelatih memiliki beragam alternatif taktik dan strategi yang amat masuk akal. Meskipun tetap ngotot untuk menggunakan formasi 4-3-3, Allegri pada akhirnya harus mengalah pada idealismenya dan kembali memakai 3-5-2. Tapi di sinilah kita bisa melihat secuil kecerdasan Max. Continue reading

Advertisements

Meramal Masa Depan Hernanes di Lini Tengah Juventus

Sesungguhnya, kita semua belum bisa move on. Kita kehilangan sejumlah aktor utama yang membuat Juve bisa berdiri tegak di Serie A sejak beberapa empat musim silam. Arturo Vidal, Andrea Pirlo, dan Carlos Tevez, adalah tiga nama yang memutuskan untuk cabut dari kota Turin dan meneruskan karyanya di negara-negara lain. Merekalah yang membuat kita bisa menepuk dada dan berbangga diri di depan para suporter tim-tim Eropa lainnya. Continue reading

Alunan “Ada yang Hilang” di Tengah Juventus Stadium

Ada sebuah momen dimana lagu “Ada yang Hilang” menjadi sebuah anthem bagi mereka yang ditinggalkan oleh para kekasihnya. Sambil menangis dan meringis, mereka seolah mencoba untuk menggali apa yang tersisa dari segala kenangan di masa lalu, mengais segala memori indah yang tampak begitu menyenangkan saat bersama sang tersayang. Continue reading

Sayap-sayap Patah Juventus

Dalam hal menebak-nebak strategi dan formasi tim, sejujurnya saya bukanlah ahlinya. Saya hanya berada di level penikmat permainan dan tak terlalu detil melihat sebuah strategi permainan. Tetapi dalam tulisan saya kali ini, izinkan saya untuk menerka apa yang akan dilakukan oleh pelatih kebanggaan kita, Massimiliano Allegri di musim depan. Continue reading

Dilema Cedera Khedira

Hampir semua pihak merasa terkejut dan tak sedikit pula yang mengagumi kehebatan Giuseppe “Beppe” Marotta saat Sami Khedira diumumkan sebagai salah satu pemain Juventus terbaru. Daftar gelar yang pernah ia raih, mulai dari juara Liga Spanyol hingga Piala Dunia 2014, tercantum jelas di CV-nya, membuat pendukung Juventus mengalami euforia. Ya, seorang gelandang kelas dunia telah hadir di kota Turin, di Juventus Arena. Continue reading

Déjà vu (Bukan) Berarti Kesalahan Sistem

Saat tengah melaksanakan sebuah misi, Neo tiba-tiba melihat seekor kucing hitam sedang berjalan di seberang ruangan. Tetapi ada hal aneh yang terjadi. Kucing tersebut terlihat mengulang gerakan yang sama. “Déjà vu,” ucap Neo pendek. Seketika itu juga Morpheus tersadar ada sesuatu yang aneh. De javu menunjukkan sesuatu yang salah di dalam sistem Matrix. Dugaan tersebut tidak salah, karena beberapa saat kemudian sekelompok pasukan milik Agent Smith menyerang ruangan tersebut dan berhasil menculik Morpheus. Continue reading

Mereka yang (Sepertinya) Akan Keluar

Semenjak musim 2014/2015, Juventus adalah salah satu (bahkan mungkin satu-satunya) tim yang memiliki kedalaman skuad terbaik di seluruh tanah Italia. Di setiap lini kita memiliki sosok-sosok yang sudah teruji kehandalannya: Marco Storari, Angelo Ogbonna, Martin Caceres, Stefano Sturaro, Simone Padoin, hingga Simone Pepe. Kedalaman skuad tersebut tampaknya akan semakin menguat, seiring dengan kehadiran Sami Khedira, seorang gelandang pemenang berbagai gelar selama berkarir di dunia sepakbola. Continue reading

Pengejawantahan Awal Baru dalam Diri Sami Khedira

Setelah gagal meraih gelar sebagai tim terbaik di Eropa, Juventus pun kembali ke kota Turin. Hampir semua petinggi memberikan pesan kepada tim dan suporter untuk tidak terlalu lama berlarut-larut dalam kesedihan. Presiden Andrea Agnelli bahkan sampai berpesan bahwa, “Final Liga Champions adalah awal dari perjalanan Juventus.” Sebuah pesan yang saya artikan sebagai sebuah pledoi atas kekalahan kita melawan Barcelona. Continue reading

Menuju Berlin

Setelah lama menghilang ditelan berbagai kesibukan yang entah kapan habisnya, maka kini adalah saat yang tepat untuk kembali menuliskan buah-buah pikiran yang terjebak di dalam kepala.

Liga Serie A musim 2014/2015 telah berakhir dan ditutup dengan sempurna oleh Juventus dengan membekuk Napoli 3-1. Piala Italia juga telah berada di dalam pelukan setelah melewati perjuangan keras demi menjaga kengototan Lazio di babak final. Tetapi semua itu belumlah selesai. Juventus tengah berada di jalan setapak menuju kota Berlin, Jerman. Di sana FC Barcelona tengah menantikan kehadiran Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Claudio Marchisio, dan Alvaro Morata. Continue reading

Tak Begitu Rancak Juventus

Lepas dari bulan Januari, Juventus akan menghadapi sebuah tantangan yang amat berat: Borussia Dortmund. Saya menyebutnya berat, karena klub Jerman ini tengah menikmati masa-masa indahnya di Bundesliga. Sempat terjebak di dasar klasemen dan disebut-sebut akan terdegradasi dari divisi utama, nyatanya pasukan asuhan Jürgen Klopp ini justru perlahan kembali ke habitatnya dan merangkak naik. Terakhir Dortmund berhasil memenangkan laga melawan Stuttgart dengan skor 3-2.

Kita pun juga tak kalah rancak kala berlaga di kompetisi lokal. Selepas perayaan tahun baru 2015, Juvetus berhasil mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan Serie A. Lima laga terakhir diselesaikan dengan rekor tiga kemenangan dan dua kali seri. Catatan yang sangat bagus tentunya, namun saya menemukan sesuatu hal yang amat mengganggu tidur di malam hari.
Continue reading